18 Mei 2015

Pola Sukses Menanam Jeruk Sunkist

Indonesia salah satu negara di dunia yang memiliki iklim tropis dengan curah hujan tinggi dengan penyebarannya hampir merata disetiap tahun. Kesuburan tanah nusantara, terbentang luas dari Sabang sampai Meuroke. Boleh dibilang apa saja yang ditanam akan tumbuh, salah satu tanaman jeruk Sunkist.

Buah Jeruk Sunkist-Polatani.com/imgbuddy
Jeruk Sunkist adalah tanaman buah, rasa manis dan berwarna buah oranye. Termasuk salah satu jenis jeruk yang populer diberbagai negara, termasuk di Indonesia. Maka tak heran kalau buah sunkist mudah didapat, baik di supermarket hingga pasar tradisional.
Kenapa buah jeruk sunkist selalu ada disepanjang tahunnya. Karena budidaya tanaman asal California, Arizona mudah dilakukan dan tidak terlalu menuntut banyak hal untuk bisa tumbuh dan berbuah, asalkan pola tanam jeruk sunkist dilakukan dengan benar serta dilakukan perawatan dengan baik. 
Maka tidak berlebihan jika jeruk menjadi komoditas buah unggulan nasional karena memiliki nilai ekonomi tinggi, adaptasinya sangat luas, sangat populer dan digemari hampir seluruh lapisan masyarakat, dan nilai impornya cenderung meningkat. Tanaman dan buah jeruk juga banyak manfaatnya, seperti manfaat dan khasiat jeruk nipis bagi kesehatan

Kunci sukses usahatani jeruk tidak hanya bergantung pada bibit unggul, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pemilihan lokasi, penyiapan lahan dan pemeliharaan tanaman.

Tips praktis menanan jeruk sunkist ini, semoga menjadi panduan bagi Anda yang berminat menanam jeruk sunkist dalam pot atau tabulapot. Menanam dalam pot biasanya dilakukan diperkarangan rumah, salah satu pola menanam yang lagi tren dewasa ini. 

Istilahnya, tanam sendiri, petik sendiri dan makan sendiri, cara seperti ini tentu lebih aman dikonsumsi dan tentu lebih asyik dong. Beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam menanam jeruk sunkist, antara lain:

Iklim dan Syarat Tumbuh Sunkis
Temperatur/suhu optimal untuk pertumbuhan berkisar 25-30 ºC dan kelembaban optimum berkisar antara 70-80%. Jenis tanah yang disukai sunkist adalah lempung sampai lempung berpasir dengan fraksi liat 7-27%, debu 25-50%, dan pasir < 50%; cukup humus; serta memiliki tata air dan udara baik. Menurut riset, tanah yang sangat cocok untuk budidaya sunkist, yaitu jenis tanah Andosol dan Latosol dengan pH 5,5-6,5. 

Pemilihan Bibit Sunkist
Umumnya bibit sunkist  berasal dari perbanyakan vegetatif berupa penyambungan tunas pucuk. Bibit yang baik adalah bebas dari penyakit, mirip dengan induknya (true to type), batang berdiameter sekitar 2-3 cm, permukaan batang halus, akar serabut banyak, akar tunggang berukuran sedang dan tentunya memiliki sertifikasi penangkaran bibit. Oleh karena itu, berhati-hati membeli bibit.

Ciri-ciri bibit Sunkist yang baik, antara lain. 
  • Pilih bibit asal okulasi dengan 1 cabang dari mata tunas tempel. 
  • Tinggi bibit berkisar 40-60 cm dengan umur sekitar 3-6 bulan.
  • Bibit yang telah berbuah akan lebih bagus, tetapi umumnya lebih mahal dibandingkan bibit yang belum berbuah. 
  • Pastikan bibit terbebas dari vektor dan penyakit utama.
Tahap Menanam Tabulampot
  • Pilih pot ukuran yang tepat dengan lubang drainase yang memadai, misalnya pot plastic diameter 35 cm.
  • Gunakan campuran tanah yang ringan sehingga air dapat mengalir dengan baik, misalnya berupa campuran tanah merah dengan pupuk kandang (50%:50%).
  • Tanam pohon sehingga leher akar berada di atas garis tanah. 
  • Saat ditanam jangan menutupi batang dengan tanah.
  • Tekan tanah di sekitar bola akar untuk memberikan stabilitas air.
  • Ikat tanaman pada kayu pancang dengan ikatan longgar jika diperlukan untuk menegakan tanaman dan mencegah tanaman roboh.
  • Tempatkan pot di area yang bisa terkena sinar matahari langsung, minimal penerimaan cahaya matahari 8 jam per hari.
  • Mengingat media tanam dalam pot mudah sekali kering karena penguapan, sebaiknya penyiraman dilakukan secara rutin, sehari dua kali. Namun, jika media tanam masih terlihat basah, tidak perlu dilakukan penyiraman.
  • Penggantian media tanam dengan media pot campuran tanah segar dilakukan setiap tahun atau dua tahun sekali agar nutrisi untuk tanah tetap tersedia.
Cara perawatan sunkist agar rajin berbuah

Agar rajin berbuah, tanaman sunkist perlu dipelihara dengan baik, terutama penyiraman, penggemburan, pemupukan, dan pemangkasan. Sebaiknya penyiraman dilakukan secara rutin, tetapi jangan sampai menggenangi batang akar. Cara lain untuk memicu pembentukan buah adalah dengan pemangkasan. Dari tunas-tunas awal yang tumbuh, biarkan 3-4 tunas pada jarak seragam yang kelak akan membentuk tajuk pohon. 

Tunas lainnya sebaiknya dipangkas. Demikian juga pada pertumbuhan selanjutnya, setiap cabang memiliki 3-4 ranting atau kelipatannya. Bekas luka pangkasan ditutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah penyakit. Sebaiknya celupkan dulu gunting pangkas ke dalam klorox/alcohol untuk menghindari inveksi pada luka batang bekas pangkasan.

Gulma dibersihkan sesuai dengan frekuensi pertumbuhannya. Pada saat pemupukan, juga dilakukan penyiangan. Pemupukan secara berkala juga sangat penting untuk memicu pembentukan bunga dan buah. 

Agar tanaman sunkis tumbuh baik dan berbuat, proses pemupukan harus benar-benar terpola tepat waktu dengan dosis yang sesuai. Utamakan menggunakan pupuk kompos atau pupuk alami. Pola sukses menanam jeruk Sunkist  berguna bagi Anda.

Selain jeruk Sunkist, ada juga jeruk lokal yang cocok untuk ditanam, seperti jeruk Keprok, jeruk Siem, jeruk Lemon atau jeruk Sitrun, jeruk Nipis, jeruk Purut, jeruk sambal, dan berbagai jenis jeruk lainnya.

Artikel Terkait